Kelas Daring Bimbel Brilian

Soal Pengurangan Pecahan dan Kunci Jawaban

Soal Pengurangan Pecahan dan Kunci Jawaban

Berikut ini soal-soal latihan tentang operasi hitung pengurangan pecahan. Soalnya berupa pengurangan pecahan dengan penyebut sama, penyebutnya berbeda disertai dengan kunci jawabannya.

A. SOAL PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN PENYEBUT SAMA

1. 3⁄4  – 1⁄4 = ….

2. 2⁄3  – 1⁄3 = …. 

3.  4⁄6 – 3⁄6 = ….

4. 9⁄15  – 8⁄15 =

5. 10⁄12  – 8⁄12 = ….

6. 19⁄25  – 4⁄25 – 6⁄25 = ….

7.  6⁄11  – 3⁄11 – 2⁄11 = ….

8. 20⁄21  – 3⁄21 – 8⁄21 = ….

9. 24⁄27  – 12⁄27 – 10⁄27 = ….

10. 74⁄100  – 40⁄100 – 32⁄100 = ….

B. SOAL PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN PENYEBUT BERBEDA

1. 3⁄4  – 1⁄2 = ….

2. 2⁄3  – 1⁄6 = …. 

3.  7⁄8 – 2⁄5 = ….

4. 8⁄10  – 6⁄15 =

5. 12⁄15  – 2⁄20 = ….

6. 24⁄25  – 1⁄2 – 2⁄5 = ….

7.  6⁄7  – 3⁄6 – 2⁄21 = ….

8. 10⁄11  – 1⁄4 – 4⁄8 = ….

9. 18⁄25  – 1⁄5 – 3⁄10 = ….

10. 9⁄10  – 3⁄7 – 2⁄5 = ….

( Lihat juga : Soal TTS Kelas 6 SD Tentang Ibukota Provinsi Di Indonesia )


KUNCI JAWABAN SOAL PENJUMLAHAN PECAHAN

A. KUNCI JAWABAN SOAL PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN PENYEBUT SAMA
Jika pecahan yang berada dalam operasi hitung mempunyai penyebut yang sama, maka angka pembilangnya bisa langsung dikurangkan dan angka penyebutnya tetap.
1. 3⁄4  – 1⁄4 = ….
Jawaban = 2⁄4
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 1⁄2 )
2. 2⁄3  – 1⁄3 = …. 
Jawaban = 1⁄3
3.  4⁄6 – 3⁄6 = ….
Jawaban = 1⁄6
4. 9⁄15  – 8⁄15 =
Jawaban = 1⁄15
5. 10⁄12  – 8⁄12 = ….
Jawaban = 2⁄12
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 1⁄6 )
6. 19⁄25  – 4⁄25 – 6⁄25 = ….
Jawaban = 9⁄25

7.  6⁄11  – 3⁄11 – 2⁄11 = ….
Jawaban = 1⁄11
8. 20⁄21  – 3⁄21 – 8⁄21 = ….
Jawaban = 9⁄21
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 3⁄7 )
9. 24⁄27  – 12⁄27 – 10⁄27 = ….
Jawaban = 12⁄27
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 4⁄9 )
10. 74⁄100  – 40⁄100 – 32⁄100 = ….
Jawaban = 2⁄100
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 1⁄50 )

B. KUNCI JAWABAN SOAL PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN PENYEBUT BERBEDA


Jika pecahan yang berada dalam operasi hitung mempunyai penyebut yang tidak sama, maka angka pembilangnya tidak bisa langsung dikurangkan. Sebelumnya angka penyebutnya harus disamakan terlebih dahulu.
1. 3⁄4  – 1⁄2 = ….
( Penyebutnya disamakan menjadi 4 )
Jawaban = 3⁄4  – 2⁄4 = 1⁄4 

2. 2⁄3  – 1⁄6 = …. 
( Penyebutnya disamakan menjadi 6 )
Jawaban = 4⁄6 – 1⁄6 = 3⁄6 
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 1⁄2 )

3.  7⁄8 – 2⁄5 = ….
( Penyebutnya disamakan menjadi 40 )
Jawaban = 35⁄40  – 16⁄40 = 19⁄40 

4. 8⁄10  – 6⁄15 =
( Penyebutnya disamakan menjadi 30 )
Jawaban = 24⁄30  – 12⁄30 = 12⁄30 
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 4⁄10 )

5. 12⁄15  – 2⁄20 = ….
( Penyebutnya disamakan menjadi 60 )
Jawaban = 48⁄60  – 6⁄60 = 42⁄60
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 7⁄10 )

6. 24⁄25  – 1⁄2 – 2⁄5 = ….

( Penyebutnya disamakan menjadi 50 )
Jawaban = 48⁄50  – 25⁄50 – 20⁄50 = 3⁄50 

7.  6⁄7  – 3⁄6 – 2⁄21 = ….

( Penyebutnya disamakan menjadi 42 )
Jawaban = 36⁄42  – 21⁄42 – 4⁄42 = 9⁄42 
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 3⁄14 )

8. 10⁄11  – 1⁄4 – 4⁄8 = ….

( Penyebutnya disamakan menjadi 88 )
Jawaban = 80⁄88  – 22⁄88 – 44⁄88 = 14⁄88 
( Jika disederhanakan menjadi Jawaban = 7⁄44 )

9. 18⁄25  – 1⁄5 – 3⁄10 = ….

( Penyebutnya disamakan menjadi 50 )
Jawaban = 36⁄50  – 10⁄50 – 15⁄50 = 11⁄50 

10. 9⁄10  – 3⁄7 – 2⁄5 = ….

( Penyebutnya disamakan menjadi 70 )
Jawaban = 63⁄70  – 30⁄70 – 28⁄70 = 5⁄70 

( Lihat juga : Soal Penjumlahan Pecahan dan Kunci Jawaban )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *